Minggu, 27 April 2014

Akan menetap walau diminta pergi

Aku kemarau. Aku yang selalu datang rutin menggantikan hujan. Hai bumi, apakah kamu menyambut kedatanganku di musim ini? Bumi , memang ada masanya aku datang dan ada masanya aku pergi. Tapi jika kamu tau, aku tak benar benar pergi saat kamu mengira aku menghilang. Aku tak benar benar berhenti saat malam memintaku pulang. Dan aku tak benar benar menyerah saat kau kira terikku tak ada.  Kamu tahu bumi, aku selalu merindukan mu. Aku selalu tak sabar untuk menyapamu. Ya.. memang ada masanya aku menunggu. Aku harus sabar karena nanti saatnya aku datang.  Kamu tau? Aku sangat cemburu ketika hujan datang memberikanmu kesejukan. Diam- diam aku selalu memperhatikan keadaanmu, bumi.  Aku selalu ingin datang walau matahari masih membiarkan hujan mendampingimu.